PENGELOMPOKAN SPASIO-TEMPORAL KUALITAS UDARA PERKOTAAN DI JAKARTA MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS BERDASARKAN PARAMETER AQI

  • Indriani Saputri Sistem Informasi, Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Agustia Hananto Sistem Informasi, Universitas Buana Perjuangan Karawang
  • Fitria Nurapriani Sistem Informasi, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Abstract

Kualitas udara di Jakarta menjadi permasalahan lingkungan yang serius akibat meningkatnya aktivitas transportasi, industri, dan urbanisasi yang memicu tingginya konsentrasi polutan seperti PM₂.₅, PM₁₀, SO₂, NO₂, CO, dan O₃. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola kualitas udara menggunakan pendekatan clustering spatio-temporal berbasis algoritma K-Means. Tahapan penelitian meliputi pra-pemrosesan data, normalisasi menggunakan StandardScaler, serta pembentukan fitur temporal dan spasial. Proses clustering dilakukan dengan variasi jumlah cluster (k=2 hingga k=6), menggunakan metode Elbow untuk menentukan jumlah cluster optimal dan Silhouette Score untuk evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Silhouette Score tertinggi diperoleh pada k=2 sebesar 0,1994, namun k=3 dipilih karena lebih representatif dalam menggambarkan variasi data. Clustering menghasilkan tiga kelompok utama, yaitu kualitas udara buruk yang didominasi PM₂.₅, SO₂, dan NO₂, kelompok dengan dominasi ozon sebagai polusi sekunder, serta kelompok dengan kualitas udara relatif baik. Distribusi data menunjukkan dominasi cluster dengan karakteristik ozon sebesar 44,37%. Meskipun nilai Silhouette Score relatif rendah, metode K-Means tetap mampu memberikan gambaran pola kualitas udara secara informatif

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-07-31