PERANCANGAN MOTION GRAPHIC LITERASI DIGITAL DALAM PENCEGAHAN CYBERBULLYING PADA SISWA SEKOLAH DASAR
Abstract
Perkembangan teknologi digital yang pesat meningkatkan risiko perilaku negative seperti cyberbullying pada siswa sekolah dasar akibat keterbatasan literasi digital. Kondisi ini dapat mengganggu perkembangan emosional serta motivasi belajar siswa di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media edukasi inovatif berbasis motion graphic sebagai sarana penguatan lietrasi digital dan Tindakan preventif terhadap perundungan di dunia maya. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi materi etika bermedia sosial yang dikemas secara visual menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Metode penelitian menggunkan Research and Development (R&D) dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner skala likert 1-5. Kelayakan media diuji melalui valiadasi ahli materi, ahli media, serta uji coba pengguna secara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media motion graphic sangat layak untuk diimplementasikan. Validasi dari ahli media memperoleh persentase sebesar 80% dalam kategori setuju, sementara ahli materi mencapai 93% dengan kategori sangat setuju. Uji coba produk kepada 30 siswa kelas IV-VI menghasilkan skor respon positif sebesar 83% dalam kategori sangat setuju. Media ini terbukti efektif menarikĀ minat visual melalui ilustrasi dinamis serta mempermudah pemahaman mengenai pencegahan perundungan digital, Kesimpulannya media motion graphic merupakan instrument pembelajaran interaktif yang efektif dalam meningkatkan kecakapan digital siswa di sekolah dasar
Downloads
Copyright (c) 2026 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









