TINJAUAN TEKNIS PENERAPAN TEKNOLOGI OPTICAL CHARACTER RECOGNITION PADA APLIKASI M-PASPOR DENGAN METODE PRISMA (2021-2025)
Abstract
Transformasi digital melalui SPBE mendorong digitalisasi layanan publik, salah satunya aplikasi M-Paspor oleh Ditjen Imigrasi yang memanfaatkan inovasi teknologi Optical Character Recognition (OCR). Implementasi OCR pada aplikasi M-Paspor dihadapkan pada kendala teknis variabilitas kualitas citra, kerumitan latar belakang dokumen KTP, serta ancaman kebocoran data identitas pribadi warga negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tantangan teknis algoritma, efektivitas operasional, dan kepatuhan arsitektur ekstraksi data terhadap regulasi pelindungan privasi. Penelitian kualitatif ini menggunakan Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA. Sebanyak 30 artikel jurnal (periode 2021-2026) disintesis dari basis data Google Scholar, Semantic Scholar, dan Garuda. Integrasi OCR (seperti Tesseract dan YOLOv8) terbukti efektif mereduksi inefisiensi input manual dengan akurasi >90% setelah melalui prapemrosesan citra digital yang tepat. Meskipun sangat efektif untuk memperlancar interoperabilitas verifikasi data keimigrasian, pemrosesan data biometrik yang sensitif menuntut kepatuhan absolut terhadap UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi melalui pendekatan privacy by design dan sistem keamanan siber yang tangguh.
Downloads
Copyright (c) 2026 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









