Arsitektur Eklektik pada Permukiman Heritage Jawa : Studi Kampung Between Two Gates, Kotagede, Yogyakarta

Main Article Content

Endratno Budi Santosa
Nadia Trikarlina Laraswati
Yoanda Sahadevi
Imantaka Khairiantama
Danielo Kaisiepo
Ibnu Sasongko

Abstract

Kampung Between Two Gates di Kotagede, Yogyakarta, merupakan koridor permukiman heritage Jawa yang memperlihatkan perpaduan unsur arsitektur tradisional, kolonial, dan modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakter arsitektur eklektik kawasan melalui pembacaan integrasi gaya, kesatuan visual, identitas kawasan, adaptasi fungsi, konteks sosial budaya, serta elemen fisik dan material. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi lapangan, dokumentasi visual, wawancara semi-terstruktur, dan studi literatur. Analisis dilakukan melalui reduksi data, analisis visual-deskriptif, dan interpretasi kontekstual berdasarkan konsep eklektisisme, morfologi kawasan, serta genius loci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arsitektur eklektik di Between Two Gates tidak terbentuk secara acak, melainkan melalui proses historis dan sosial yang mempertemukan rumah Jawa, Rumah Kalang, elemen kolonial, dan intervensi modern. Rata-rata penilaian observasi sebesar 4,6 menunjukkan bahwa kawasan tersebut masih memiliki kualitas eklektik dan nilai heritage yang sangat kuat. Kesatuan visual dibentuk oleh koridor linear, regol, ritme bukaan, palet material alami, serta jalan rukunan sebagai ruang komunal. Tantangan utama terletak pada perubahan skala bangunan, penggunaan material modern yang kurang kontekstual, serta alih fungsi wisata yang berpotensi mengganggu identitas kawasan. Penelitian ini menegaskan perlunya pelestarian adaptif berbasis komunitas melalui pedoman fasad, kontrol material, inventarisasi bangunan, serta penguatan partisipasi warga.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles