Keterikatan Tempat Dan Perilaku Pro-Lingkungan Dalam Infrastruktur Permukiman: Tinjauan Literatur Sistematis Place Attachment and Pro-Environmental Behavior in Residential Built Environments: A Systematic Literature Review

Main Article Content

Nur Ad'ha Yuda
Muhammad Sani Roychansyah

Abstract

Penelitian ini mensintesis hubungan antara place attachment dan perilaku pro-lingkungan dalam konteks lingkungan binaan perkotaan dan permukiman. Kajian dilakukan menggunakan Systematic Literature Review mengacu pada PRISMA 2020. Pencarian literatur melalui Scopus menghasilkan 24 rekaman, dengan 14 artikel terbitan 2016–2026 yang memenuhi kriteria dan dianalisis secara tematik naratif. Hasil menunjukkan bahwa place attachment umumnya berhubungan positif dengan perilaku pro-lingkungan, meskipun kekuatan hubungan tersebut berbeda berdasarkan konteks tempat, dimensi keterikatan, dan jenis perilaku. Place identity cenderung lebih terkait dengan perilaku pro-lingkungan dibandingkan place dependence. Kualitas lingkungan residensial, ruang hijau, fasilitas publik, nilai lanskap, identitas budaya, dan interaksi sosial membentuk pengalaman ruang yang memperkuat keterikatan terhadap tempat. Empati, kepuasan residensial, dan kesadaran lingkungan berperan sebagai mekanisme psikososial, sedangkan kondisi sosial ekonomi, akses sumber daya, norma sosial, dan dukungan kelembagaan memengaruhi penerjemahan keterikatan menjadi tindakan. Kajian ini menghasilkan kerangka konseptual bagi perencanaan lingkungan binaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles