PENGGUNAAN LIMBAH BUAH MANGGA SEBAGAI BIOAKTIVATOR ALTERNATIF PADA PENGOMPOSAN SAMPAH BASAH
Abstrak
Timbulan sampah yang berada pada Pasar Mergan sebagian besar ditumpuk pada jalan atau dilakukan penumpukan pada bak sampah komunal yang kemudian diletakkan dalam pasar. Sampah yang paling banyak ditemukan di Pasar Mergan yaitu sampah sayur. Upaya untuk menangani permasalahan sampah di Pasar Mergan yaitu dengan cara pengomposan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bioaktivator dalam proses pengomposan guna mengurangi sampah di Pasar Mergan. Penelitian ini menggunakan metode keranjang Takakura. Variasi dosis yang digunakan pada bioaktivator buah mangga yaitu 250 ml, 350 ml, dan 450 ml. Proses pengomposan ini berlangsung selama 14 hari. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga variasi dosis memiliki suhu yang sama yaitu 30°C dan memiliki pH yang berbeda yaitu dosis 250 ml dan 350 memiliki pH sebesar 6,9 serta pada dosis 450 ml pH sebesar 6,8. Perbedaan terlihat pada bioaktivator variasi dosis 250 ml, 350 ml, dan 450 ml yang memiliki kadar air berturut-turut 26,92%, 26,97%, dan 28,73%. C-Organik berturut-turut 15,64%, 15,66%, dan 16,72%. N-Total berturut-turut 1,16%, 1,19%, dan 1,15%. Rasio C/N berturut-turut 13,48, 13,16, dan 14,54. Ketiga variasi dosis kompos tersebut telah memenuhi syarat SNI 19-7030-2004.